Wednesday, March 30, 2016

Sejarah Perkembangan Machintosh Operating System (MAC OS)

Yuuki Gasai
Sejarah Perkembangan Machintosh Operating System (MAC OS)


Digitalindo - Pada pembahasan kali ini admin akan menjelaskan Sejarah Perkembangan Machintosh Operating System (MAC OS) merupakan system operasi komputer yang dibuat oleh Apple. Apple yang sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.) adalah sebuah perusahaan Silicon Valley berbasis di Cupertino, California, yang bergerak dalam bidang teknologi komputer. Mac OS merupakan sistem pengoperasian pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis(GUI). Sistem operasi sebelumnya adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Kemudian oktober 2007 diluncurkan versi 10.5 (Leopard).
Apple pertama didirikan pada tanggal 1 april tahun 1976 oleh steve Jobs, Steve Wozniak, dan salah seorang Insyiur Atari yang bernama Ronald Wayne. Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard dan membantu temannya Steve Jobs mendisain video game untuk Atari. Pada saat itu, Wozniak telah membeli computer time pada bermacam jenis minicomputer yang di-host oleh Call Computer, sebuah perusahaan timesharing. Produk pertama perusahaan Apple ini diberi nama Apple I diciptakan oleh Steve wozniak.
Kemudian dengan pendapatan dari penjualan Apple I, dia bisa memulai produksi komputer yang lebih canggih, Apple II; Apple II diperkenalkan kepada publik pada West Coast Computer Faire pada bulan April 1977. Perbedaan utama dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total, di mana tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini, monitornya tidak hanya bisa menampilkan teks, namun Apple II bisa menampilkan gambar, dan pada akhirnya, warna. Dengan dana dan design casing yang baru, Apple II dilepas pada tahun 1977 dan menjadi komputer yang biasanya diasosiasikan dengan munculnya pasar PC. Jutaan unit terjual sampai tahun 1980an.yang termasuk kedalam tipe Apple II adalah Apple II+, IIE, IIC, IIC+, IIE Enhanced, IIE Platinum, dan terakhir 16-bit IIGS, diperkenalkan di tahun 1986.
Apple DOS
Tidak Lama setelah Apple II diluncurkan, pada bulan juli 1978 meluncurkan system operasi Apple berbasis DOS pertama. ini disadari bahwa sebuah disk drive adalah sangat mendesak untuk komputer. Wozniak menciptakan suatu disain brilian untuk sebuah floppy disk drive, dan demikianlah yang dibutuhkan DOS. Apple Dos tidak diberi nama versi I namun disebut Versi 3.1 karena ini implementasu. Merupakan suatu pernbaikan perhitungan x.y Paul Laughton. setiap kali ia meng-compile kembali source program: dimulai dengan x= 0, y= 1, dan setiap kali y mencapai 9, nilai x bertambah 1.Apple DOS beta telah diuji seperti Versi 3.
Apple Pascal
P-System dari Universitas California pada San Diego ( UCSD) adalah [yang] sangat populer pada tahun 1970’s dan awal 80’s. Dua mahasiswa UCSD , MARK Allen dan Richard Gleaves mengembangkan Suatu microprosesor 6502 interpreter pada musim panas 1978, Kemudiannya ini menjadi basis untuk Apple II Pascal dilepaskan pada tahun 1979.
Apple CP/M
di tahun 1980 Microsoft memperkenalkan suatu co-processor circuit board dengan nama Softcard.Softcard memungkinkan Apple II untuk menjalankan program Z-80 berbasis pada sistem operasi CP/M yang mempunyai sebuah software program perpustakaan, seperti dBase dan Wordstar. Selain dari Microsoft Ada kartu coprocessor lain seperti seperti Motorola 6809, kedua-duanya untuk Z-80.
Apple SOS
Apple III diperkenalkan pada tahun 1980 sebagai komputer untuk para pebisnis. System operasi baru ini diberi nama SOS (“sophisticated” operating system).
Apple ProDOS
ProDOS direales pertama dengan versi 1.0 pada oktober 1983, sebagai pengganti untuk Apple DOS 3.3. Apple ProDOS ini merupakan peningkatan dari Apple SOS.
Machintosh
Apple Macintosh diluncurkan pada tahun 1984 dengan iklan televisi berjudul 1984 yang didasarkan dari novel karya George Orwell yang juga diberi nama 1984, dengan pernyataan, “On January 24, Apple Computer will introduce Macintosh. And you’ll see why 1984 won’t be like ‘1984’ ” — maksud dari kata-kata tersebut adalah Macintosh yang baru akan membebaskan komputer dan informasi dari kekangan perusahaan besar dan technocrats. Apple juga membuahkan konsep pewarta Apple (Apple evangelist) yang dipelopori oleh karyawan Apple bernama Guy Kawasaki.
Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer, PowerBook, di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai saat ini: engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut
Di tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor PowerPC hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple. Prosesor ini menggunakan arsitektur RISC. Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri prosesor Power PC.
Di tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan yang dimiliki UNIX. Mac OS X server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar.
Tahapan-tahapan OS X:
• Mac OS X Server 1.0 code name: Rhapsody, dirilis: Maret 1999.
• Mac OS X Public Beta code name: Kodiak, dirilis: September 2000.
• Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) code name: Cheetah, dirilis: Maret 2001.
• Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) code name: Puma, dirilis: Oktober 2001.
• Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) code name: Puma, dirilis: November 2001.
• Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8) code name: Jaguar, dirilis: Agustus 2002.
• Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8), dirilis Agustus 2002.
• Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) code name: Panther, dirilis Oktober 2003.
• Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
• Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) code name: Tiger, dirilis: April 2005.
• Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
• Mac OS X 10.5 dirilis (hampir) bersamaan dengan Windows Vista
Mac OS X 10.0 “Cheetah”
Mac OS X 10.1 “Puma” 2001
Mac OS X 10.2 “Jaguar” 2002
Mac OS X 10.3 “Panther” 2004
Mac OS X 10.4 “Tiger” 2005
Mac OS X 10.5 “Leophard” 2009
Sekian info yang admin berikan, semoga bermanfaat ya untuk kalian, bye..

 Sumber : (http://digitalindo.co.id/?page=blog)

Sejarah Perkembangan Linux

Yuuki Gasai
Sejarah Perkembangan Linux

Digitalindo - Artikel kali ini admin akan membahas Sejarah Perkembangan Linux, mari kita lihat penjelasannya dibawah ini :
                Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2] 
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]
Sejarah Linux diawali dari pengembangan sistem yang bernama UNIX oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie (Biografi ada di ilmukomputer.com) yang berasal dari AT&T Bell labs, pada tahun 1968. Karena tujuan UNIX adalah sistem operasi yang multi user dan multi tasking, maka UNIX ditulis ulang dengan menggunakan bahasa C (sebelumnya menggunakan bahasa B). Hal ini memungkinkan untuk didevelop ke berbagai platform hardware tanpa perlu harus menuliskan kode yang spesifik. Sehingga develop itu masih terus bertahan sampai saat ini.
Bell melisensikan sistem operasi ini kebeberapa institusi, salah satunya ke departemen Ilmu Komputer Universitas Berkeley California, yang akhirnya menghasilkan beberapa cloning UNIX dengan kode BSD (Berkeley Software Distribution) Professor Andrew Tanenbaum telah mengembangan sistem operasi Unix yang dapat berjalan pada personal computer yaitu MINIX (Mini UNIX). Namun sistem ini tidak memiliki seluruh fungsi UNIX yang diinginkan mahasiswa saat itu, terutama untuk mahasiswa bernama Linus Trovalds.
Linux muncul pada tahun 1991 yang dikembangkan oleh mahasiswa yang bernama Linus Trovalds dengan tujuan membuat sistem operasi gratis dengan kemapuan seperti UNIX tetapi kompatibel dengan PC. September 1991, Linux diluncurkan pertama kali dengan panjang source code 10.239 lines versi 0.01. Perkembangan berikutnya adalah versi 0.95 yang dianggap rilis paling penting, karena mampu menjalankan X Windows System. Pada tanggal 9 Mei 1996TUX diresmikan sebagai maskot Linux yang dibuat oleh Larry Ewing sesuai dengan pernyataan “Linus likes penguins”. Nama TUX sendiri diambil dari Trovalds Unix untuk menghormati Linus Trovalds sebagai pengembang Linux.
Pada awalnya Linux diluncurkan dibawah lisensi yang melarang komersialitas. Tetapi pada perkembangannya, Linus Trovalds mengubah lisensinya menjadi GNU General Public License. Lisensi mengijinkan distribusi atau bahkan penjualan versi Linux yang sudah dimodifikasi tetapi dengan catatan bahwa semua distribusi tersebut haras dibawah lisensi GNU GPL dan harus dengan source code programnya.
Linux memiliki beberapa kelebihan setara dengan UNIX, antara lain:
1. Multi Thread
2. Multi User
3. Multi Processing
4. Manajemen Memori yang bagus
5. Sekuritas
6. File System stabil
7. Ketersedian source code
8. Tersedia dlam versi livecd
terima kasih sudah melihat artikel ini, semoga bermanfaat ya untuk kalian yang membacanya, bye...

Sumber : (http://digitalindo.co.id/?page=blog)

Proses Belajar Web Programming

Yuuki Gasai
Proses Belajar Web Programming

Digitalindo - Pertanyaan diatas sangat sering diajukan oleh programmer pemula atau kalangan awam yang ingin mulai belajar web programming.

Ingin belajar web programming, harus mulai dari mana?” Pertanyaan ini juga ada dipikiran saya sewaktu mulai belajar web programming, apakah mesti belajar algoritma dulu? HTMLPHP? atau apa? Juga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjadi web programmer yang ahli?
Saya akan mencoba menjawab semua pertanyaan ini berdasarkan pengalaman pribadi. Bagi rekan-rekan yang sudah lama ‘makan asam garam’ web programming, mungkin memiliki pendapat berbeda, silahkan tinggalkan komentar di akhir artikel… :)

Saya ingin mempelajari web programming, harus memulai dari mana?

Jawaban singkatnya: mulai dari HTML.
HTML adalah inti dari seluruh halaman web. Sangat mustahil untuk membuat website tanpa memiliki dasar pengetahuan tentang HTML. Untungnya, HTML juga sangat mudah dipelajari. Anda tidak perlu memiliki dasar programming atau pengetahuan tentang algoritma apapun. Satu-satunya kemampuan yang dibutuhkan adalah anda sudah cukup familiar dengan cara penggunaan web browser seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox.
Admin telah menyediakan tutorial dasar dan tutorial lanjutan seputar HTML. Anda bisa memulainya di sini: Tutorial Belajar HTML Dasar untuk Pemula.
Apabila anda ‘serius’ ingin mendalami HTML, saya juga telah menyediakan eBook khusus yang membahas hampir semua materi dasar seputar HTML. Mulai dari pengertian HTML, menginstall Notepad++ sebagai editor HTML, hingga materi lanjutan HTML5, seperti form validation dan menggambar menggunakan . Penjelasan tentang eBook HTML ini bisa lanjut ke : HTML Uncover – Panduan Belajar HTML Lengkap untuk Pemula.

Setelah HTML, lanjut kemana?

Jika anda sudah menguasai HTML (minimal dasar-dasar HTML), bisa memilih antara CSS atauPHP. Apabila berminat dengan web design, silahkan lanjut mempelajari CSS. Apabila anda ingin membuat aplikasi web seperti pemrosesan form, menyimpan data ke database, membuat laporan, dll bisa lanjut ke PHP.
Saya pribadi lebih menyarankan untuk lanjut ke CSS. Dengan demikian, anda memiliki dasar yang pas dan bisa memahami bagaimana cara membuat tampilan website dan mempercantik desain halaman web.
Sama seperti HTML, CSS juga tidak membutuhkan pengetahuan apapun terkait programming. Baik CSS maupun HTML sebenarnya bukanlah sebuah ‘bahasa pemrograman’. Keduanya adalah bahasa struktur yang terdiri dari perintah-perintah sederhana (walaupun CSS mungkin ‘sedikit’lebih rumit daripada HTML).
Admin sudah menyediakan tutorial CSS dasar yang bisa menjadi panduan untuk memulai belajar CSS.
Update: Saat ini sudah tersedia eBook CSS Uncover. Pembahasan tentang dasar-dasar CSS akan dibahas dengan lengkap, mulai dari dasar penulisan CSS hingga CSS3. Termasuk cara membuat halaman web responsive yang sudah menjadi standar web design saat ini.
Selanjutnya, setelah mempelajari HTML dan CSS, anda bisa lanjut ke PHP. Berbeda dengan HTML dan CSS, PHP ‘murni’ sebuah bahasa pemrograman komputer. Untuk dapat mempelajari PHP, sebaiknya punya dasar-dasar programming. Walaupun begitu, Admin telah menyediakantutorial PHP dasar untuk pemula yang dilengkapi langkah-langkah dari awal, sehingga anda bisa mempelajari PHP walaupun tidak memiliki dasar programming.
Ketika membuat website dengan PHP, kadang kita perlu untuk menyimpan data seperti registrasi user, laporan penjualan, hasil perhitungan, dll. Media penyimpanan ini dikenal dengandatabase. Terdapat beragam aplikasi database yang bisa digunakan, saat ini aplikasi database yang paling populer untuk web programming adalah MySQL. Anda bisa mempelajari MySQL pada saat bersamaan dengan PHP atau fokus ke PHP, baru kemudian lanjut ke MySQL. Admin juga telah menyediakan Tutorial Belajar MySQL Dasar.
Materi terakhir yang perlu dikuasai adalah JavaScript. Sama seperti PHP, JavaScript merupakan bahasa pemrograman murni. Anda bisa langsung mempelajari JavaScript setelah belajar HTML, tapi saya menyarankan untuk masuk ke JavaScript setelah paham PHP, terutama jika anda belum pernah mempelajari bahasa pemrograman komputer sebelumnya.
JavaScript menggunakan konsep pemrograman berbasis objek (Object Oriented Programming). Konsep OOP cukup sulit untuk pemula (terutama jika anda belum pernah belajar OOP). Walaupun begitu, dengan materi dan panduan yang sesuai, belajar JavaScript sangat menyenangkan. Fitur dan hasil akhir yang bisa didapat dengan JavaScript sangat menarik, seperti animasi, konten interaktif, dll. Tutorial JavaScript dapat dipelajari di sini: Tutorial Belajar JavaScript Dasar untuk Pemula

HTML + CSS + PHP + MySQL + JavaScript, berapa lama untuk menguasai semua ini?

Jawabnya: tergantung :)
Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan. Pertama, kata-kata ‘menguasai’ disini sangat relatif.
Untuk sekedar ‘tahu’ tentang fungsi masing-masing ‘bahasa’ ini, anda bisa meluangkan waktu sekitar 1 minggu (hari pertama belajar HTML, hari kedua belajar CSS, dst). Tapi sekali lagi, ini hanya untuk sekedar ‘tahu’, itupun jika anda tidak pusing dengan pembahasan masing2nya :)
Bahasan untuk setiap ‘bahasa’ ini sangat banyak. Apabila anda melihat-lihat buku terbitan luar seperti di amazon.com, beberapa buku bahkan memiliki hingga 1000 halaman, dan itu hanya khusus membahas satu macam materi seperti HTML saja, PHP saja, atau JavaScript saja. Buku manual resmi PHP dan MySQL bahkan bisa mencapai 2000 halaman.
Jadi, mungkin pertanyaannya bisa dibalik, yakni seberapa banyak yang ingin anda pahami? Dengan asumsi setiap hari meluangkan waktu 4-5 jam untuk belajar, dalam 1 bulan anda bisa dianggap sudah menguasai 1 materi (+ beberapa minggu untuk latihan kode program), sehingga total dalam 5 bulan sudah bisa menguasai HTML, CSS, PHP, MySQL, dan JavaScript. Ini dengan catatan anda sudah memiliki sumber bacaan yang mudah dipahami seperti buku, ebook, maupun tutorial online.

Hmm...baiklah saya sudah cukup paham tentang HTML, CSS, PHP, MySQL, dan JavaScript, jadi apakah sudah selesai?

Sekali lagi, ini tergantung dari berbagai faktor. Jika anda berniat mempelajari web programming sebagai ‘hobi’ atau sekedar mengisi waktu luang, memahami kelima bahasa pemrograman web diatas dirasa sudah cukup. Tapi bagi anda yang berniat serius terjun ke dunia web programming, atau bahkan ingin memiliki karir sebagai web programmer, ini baru sebagai “gerbang awal”.
terutama web programming berkembang dengan sangat cepat. Setiap bulan (jika bukan setiap hari) lahir teknologi baru yang bisa digunakan untuk membuat website yang lebih “wah” dari sebelumnya. Teknologi ini hadir dalam bentuk library, plugin, framework, CMS atau bahkan sebuah bahasa pemrograman baru.
Library, plugin, framework atau CMS adalah kumpulan kode program yang bisa digunakan untuk menghasilkan website dalam waktu singkat, atau menyediakan beragam fungsi ‘siap pakai’. Hampir seluruh website modern menggunakannya.
Sebagai contoh, di dalam bahasa pemrograman PHP, anda juga akan dituntut untuk memahamiframeworkFramework adalah kumpulan kode program dengan aturan tertentu yang bisa digunakan untuk menghasilkan website dengan cepat. Beberapa framework PHP yang cukup terkenal adalah Laravel, Code Igniter, Yii Framework, dan Zend Framework.
Dari sisi desain web (CSS), terdapat framework seperti Bootstrap dan Zurb Fondation. Selain itu ada juga teknologi CSS preprocessor seperti Less dan Sass.
Untuk JavaScript tersedia berbagai teknologi library seperti jQuery, framework AngularJS, dan juga Node.js.
Melihat banyaknya teknologi yang harus dikuasai, pada titik ini umumnya anda harus memilih akan fokus kemana. Jika fokus ke web designer (dikenal juga sebagai front-end developer), kuasai secara mendalam HTML+CSS+JavaScript beserta frameworknya. Jika anda ingin fokus keweb programmer (dikenal juga dengan back-end developer), khususkan diri untuk mendalami PHP dan berbagai framework-nya.
Sebagai pembuktian untuk kebutuhan akan framework, silahkan anda lihat lowongan kerja web programmer. Hampir semuanya membutuhkan syarat menguasai beberapa framework sepertiCode Igniter, Laravel, atau jQuery.

Wah banyak banget yang harus dikuasai...

Lagi-lagi, ini tergantung dengan tujuan anda mempelajari web programming. Jika anda butuh untuk keperluan edukasi seperti tugas sekolah / membuat skripsi, silahkan fokus untuk menyelesaikannya, gunakan web programming sebagai ‘media’ untuk mencapai tujuan ini.
Tetapi jika anda serius ingin berkarir sebagai programmer, mempelajari setiap teknologi ini akan terasa sangat menyenangkan. Istilahnya, tiada hari tanpa ngoding :)
Admin akan mencoba membantu anda dalam menguasai berbagai teknologi web programming. Walaupun masih jauh dari sempurna, tutorial yang ada bisa dijadikan sebagai penuntun dasar dalam belajar web programming. Secara reguler Admin juga akan menerbitkan eBook khusus dengan pembahasan yang lebih detail, terutama terkait HTML, CSS, JavaScript, PHP dan MySQL.

Semoga bermanfaat ya sobat artikel ini, Jadi lebih bisa memahami Web Programming ya sob, nah sekian dulu artikel ini saya share. terima kasih yang sudah membaca artikel ini yaa, bye...

Sumber : (http://digitalindo.co.id/?page=blog

Penjelasan Pemrograman Web

Yuuki Gasai
Penjelasan Pemrograman Web

Digitalindo - Pada artikel ini admin akan menjelaskan apa itu pemrograman web, nah biar gak pada penasaran langsung aja nih admin kasih info nya...Pemrograman web diambil dari 2 suku kata yaitu pemrograman dan web.
Pemrograman yang dalam bahasa English adalah programming dan diartikan proses, cara, perbuatan program (secara bahasa indonesia).
Definisi Web : jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks dan grafik dan suara dan sumber daya animasi melalui protokol transfer hypertext. (http://www.artikata.com/arti-201588-web.php).
Orang banyak mengenal web dengan istilah WWW (world wide web), World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini internet mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW .
Anchor
WWW adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi . WWW berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP). Halaman Web merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML yang dapat dibuka/dilihat/diterjemahkan dengan Internet Browser . Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video dan animasi. Kini internet identik dengan web, karena kepopuleran web sebagai standar interface pada lanyanan-layanan yang ada di internet, dari awalnya sebagai penyedia informasi, ini digunakan juga untuk komunikasi dari email sampai dengan chatting, sampai dengan melakukan transaksi binsin (commerce) (Betha Sidik,Ir, Pemrograman web dengan HTML, Informatika Bandung, 2005) Banyak keuntungan yang diberikan oleh Aplikasi berbasis Web dari pada aplikasi berbasis destop, sehingga aplikasi berbasis web telah diadopsi oleh perusahaan sebagai bagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan :
Akses informasi mudah,
Setup server lebih mudah
Informasi mudah didistribusikan
Bebas platform,
informasi dapat di sajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja karena adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan

Cara kerja pemrograman web

Sebelum menjelaskan cara kerja pemrograman web, sebaiknya anda mengetahui tentang HTML bahwa HTML bukan bahasa pemrograman tapi adalah markup language (bahasa penandaan yang terdiri dari TAG). HTML hanya mendeskripsikan bahwa bagian tertentu dalam sebuah halaman web adalah isi yang harus ditampilkan oleh browser dengan cara tertentu.
Bagaimana cara kerja pemrograman web? Secara sederhana pemrograman web hanya dilakukan dengan menyisipkan perintah diantara TAG HTML. Misal :
<html>
<head>
<title>Contoh</title>
</head>
<body>
<?php
   echo date("d/m/Y");
?>
</body>
</html> 
Contoh
Pada saat kita mengakses halaman tersebut, web server langsung merespon apa yang kita minta dengan melakukan proses parsing (membaca isi halaman baris perbaris) dan jika menemukan baris perintah bahasa pemrograman maka web server akan mengeksekusi/menjalankan perintah tersebut dan setelah semua selesai baru akan mengirimkannya ke browser. Contoh diatas web server akan mengirimkan hasil eksekusi baris perintah echo date("d/m/Y") dalam bentuk tanggal dinamis yang diangap sebagai bagian dari HTML yang bersifat statis.

Apa yang dapat dilakukan dengan pemrograman web

  1. Pemrograman web memungkinkan kita dapat membuat halaman web yang dinamis dengan perintah-perintah yang cukup sederhana tapi dapat menghasilkan informasi yang beragam.
  2. Pemrograman web dapat melakukan interaksi sehingga pengguna dapat memperoleh informasi yang sesuai/relevan seperti pencarian, pengiriman data dll.
  3. Pemrograman web dapat dihubungkan dengan berbagai macam basis data/database seperti mysql, oracle, sql server dll

Bahasa pemrograman apa saja yang dapat digunakan untuk pemrograman web

Bisa dikatakan hampir semua bahasa pemrograman dapat digunakan untuk pemrograman web asalkan bahasa pemrograman tersebut bisa bekerja dalam web server dan dapat menciptakan HTML, XHTML, CSS, JavaScript, dan XML. Beberapa bahasa pemrograman web yang populer diantaranya yaitu : PHP, ASP.NET, Ruby on Rails, Perl, ASP classic, Python, danJSP.
sekian informasi yang bisa admin berikan, semoga artikel ini bermanfaat ya buat kalian semua, bye...

Sumber : (http://digitalindo.co.id/?page=blog)

Penjelasan Mengenai Web Programing

Yuuki Gasai
Penjelasan Mengenai Web Programing

Digitalindo - kali ini admin akan membahas mengenai Web Programing, berikut penjelasan yang admin berikan...
I. Pengenalan
World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini. Internet mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW. WWW adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi. WWW berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP), dengan menggunakan HTTP dapat membuat user untuk mengakses suatu halaman web melalui protocol TCP/IP menjadi lebih mudah.
Halaman Web merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML yang dapat dibuka/dilihat/diterjemahkan dengan Internet Browser ketika Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video, dan animasi.

II. Internet & Web Browser
Browser adalah sebuah program aplikasi atau software yang me-request dokumen-dokumen dari komputer-komputer yang terkoneksi internet (server) di seluruh dunia, dan menampilkan informasi dari dokumen tersebut pada window browser. Browser menampilkan sesuai instruksi (format) HTML yang dibuat pada dokumen tersebut.

III. Sejarah World Wide Web
  • Hypertext [Bush 1945, Nelson 1960’s], Awal '90-an, Tim Berners-Lee, sarjana fisika pada riset Nuklir Swiss (CERN) menciptakan HyperText Markup Language (HTML) dan Browser teks pertama: Lynx.
  • Pada saat ini Berners-Lee memimpin WWW Consorsium (W3C) lembaga yang menyusun standardisasi HTML dan dokumen web.
  • Tahun 1993: Browser grafis pertama: Mosaic dibuat oleh Andressen dan Eric Bina (mahasiswa University of Illinois)
  • Tahun 1994: Andressen kemudian bekerja untuk Netscape, dan membuat Netscape Navigator, browser grafis populer pertama
  • Tahun 1995: Microsoft membuat Internet Explorer
  • Pada saat ini Browser yang digunakan adalah: Mozilla FireFox, Opera, dll.

IV. Fakta
Browsing/surfing atau berselancar sudah merupakan aktivitas rutin sehari-hari. Internet menjadi sumber informasi yang tak terhingga! (apalagi dengan adanya Yahoo! dan Google). Jutaan halaman web baru bermunculan setiap hari. Konten web semakin bervariasi dan dapat dikontribusi oleh siapa saja, di mana saja.

V. Killer Appplication
1. Internet
  • Email
  • Online Games
  • Chat (mIRC, Yahoo Messenger)
  • Google Earth
2. Web Based
  • Search Engine (Yahoo!, Google)
  • Web Blog
  • Web Komunitas: Friendster, MySpace, Multiply, Hi5, Yahoo 360°, YouTube

VI. Kategori Web
Berdasarkan keter-update-an isi web:
  • Web Statis
Website ini merupakan website yang isi tampilannya selalu sama dan tidak akan pernah berubah kapan pun kita melihatnya dengan tampilannya selalu tetap dan tidak terkoneksi dengan database.(jika tidak di-update). Website ini hanya memungkinkan user untuk melihat isi dan informasi website tersebut tanpa bisa melakukan interaksi. yYng bisa dilakukan user hanyalah mengklik image dan link yang ada untuk berpindah dari halaman satu ke halaman yang lain. Website ini biasanya hanya berisi tag-tag HTML murni, CSS dan java script sebagai scripting language-nya.
  • Web Dinamis
Website yang isi tampilannya tidak statis. Website ini dibagi menjdi 2 bagian yaitu: 1. Client Side Technology Client side Technology adalah teknologi web programming dimana script dijalankan komputer client, tanpa berinteraksi dengan server. Di client slide teknlogi ini, code script sangat bergantung pada browaser yang digunakan. Contoh script: java script, VB script, ActiveX Contorl, Java Applets.
2. Server Side Technology Server Side Technology adalah teknologi web dengan script dijalankan di server, kemudian hasil dari pemrosesan itu kemudian dikirimkan ke client (browser) dalam bentuk HTML murni sehingga bisa ditampilkan oleh pengguna.
Keunggulan Server Side Technology: - Tidak tergantung pada browser - lebih aman, karena script di server tidak bisa dilihat browser - waktu load lebih cepat karena yang diunduh adalah dokumen HTML murni.
contoh script: PHP, ASP (Active Server Page), CGI (Common Gateway Interface).

HTML
Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. HTML merupakan pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks yaitu Standard Generalized Markup Language (SGML). HTML sebenarnya adalah dokumen ASCII atau teks biasa, yang dirancang untuk tidak tergantung pada suatu sistem operasi tertentu.
HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya. Namun perkembangan resmi dikeluarkan pada bulan November 1995 oleh IETF (Internet Engineering Task Force). HTML 2.0 ini merupakan penyempurnaan dari HTML+ (1993). HTML 3.0 (1995) memberikan kemampuan lebih daripada versi sebelumnya. Sebuah usaha dari World Wide Web Consortium’s (W3C) HTML Working Group pada tahun 1996 menghasilkan HTML 3.2. HTML versi ini secara resmi diterbitkan pada bulan Januari 1997. HTML versi terbaru adalah HTML 4.01 yang dikeluarkan secara resmi oleh W3C pada tanggal 24 April 1998. HTML merupakan perbaikan dari HTML 4.0 yang lebih dulu diterbitkan. (18 Desember 1997).

XHTML
XHTML adalah sebuah kombinasi dari HTML dan XML (Extensible Markup Language) & merupakan bentuk sempurna (dalam arti, lebih ketat dan bersih dibandingkan HTML). Tujuan XHTML adalah menggantikan HTML. XHTML adalah bentuk HTML yang didefinisikan sebagai aplikasi XML yang berarti XHTML berisi semua elemen dalam HTML 4.01 dikombinasikan dengan sintaks XML. XHTML adalah bahasa markup sebagaimana HTML, tetapi dengan gaya bahasa lebih baik. XHTML merupakan versi HTML yang memenuhi persyaratan XML dan merupakan sebuah dokumen HTML, dan XHTML menjadi standar internasional dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh W3C (World Wide Web Consortium). Beberapa ciri dari XHTML:
   Elemen XHTML harus bersarang dengan sempurna.
   Elemen XHTML harus ditulis dalam huruf kecil
   Elemen XHTML harus selalu diakhiri tag penutup
   Dokumen XHTML harus memiliki satu root element
Dan sebagai contoh perbedaan dari HTML dan XHTML, lihat struktur standar berikut: Contoh HTML:

<HTML>
   <HEAD>
   <TITLE>..........</TITLE>
   </HEAD>
   <BODY>.........</BODY>
   </HTML>

Contoh XHTML:

 <!DOCTYPE.....>
   <html>
   <head>
   <title>........</title>
   <body>......</body>
   </html>

JHTML
JHTML yang merupakan singkatan dari Java Dynamic HTML adalah salah satu dari sekian banyak framework yang digunakan saat ini. JHTML memanfaatkan "Action" dari XML yang tertanam pada halaman HTML untuk secara dinamis menyusun halaman web. XML Action itu sendiri ditambahkan ke dalam halaman web kita untuk mempermudah pembuatan konten web dinamis.
Format XML Action :
<pager:insert page="page name"/>

JHTML dikembangkan oleh sebuah produk open source dari software house yang dikenal dengan nama Rio Software and Tecnologies Ltd.

Pemrograman Website
Dalam pemrograman website, dapat dibagi menurut berbagai sudut pandang. Berikut adalah susut pandang pemrograman website dilihat dari hak akses penggunanya.
1. Client Side Script :
  Script yang ditambahkan dalam dokumen html, dieksekusi oleh browser client. Contohnya adalah Javascript dan VBScript. Ciri dari Client Side Script adalah script yang ditambahkan (embedded) pada halaman web yang sebelumnya hanya disusun dengan sintaks HTML. Penambahan script ini mempunyai tujuan tertentu misalnya menampilkan jam dan tanggal yang up-to-date, membuat menu yang dinamis (misal: pull down menu), melakukan fungsi kontrol terhadap sebuah window, membuat animasi sederhana, membuat animasi mouse, maupun untuk validasi form.  
  Keuntungan dan kerugian Client Side Script adalah sebagai berikut.
  a. Keuntungan:
     -Waktu proses relatif cepat karena langsung dieksekusi oleh browser client
     -Tidak memerlukan web server untuk hosting
     -Dapat dieksekusi langsung oleh berbagai browser
  b. Kerugian:
     -Script bisa dilihat oleh pengguna
     -Script dapat di copy-paste
     -Tidak cocok untuk akses data atau database
2. Server Side Script:
  Script yang ditambahkan dalam dokumen html, dieksekusi oleh server, hasilnya dalam bentuk html yang dikirim ke client. Server Side ini digunakan untuk membuat aplikasi web atau konten-konten dinamis seperti news dan buku tamu. Contoh dari sisi server ini adalah beberapa bahasa pemrograman web seperti PHP(open source dan banyak digunakan luas), Active Server Pages (ASP) dan ASP.Net yaitu teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft, ColdFusion (CFM) yang dikembangkan oleh Macromedia, Java Server Pages dan Servlet yang dikembangkan oleh Sun Microsystem, Common Gateway Interface (CGI) yang dibuat dengan bahasa pemrograman C++ atau Perl, dan Server Side Include (SSI) seperti misalnya Frontpage Server Extension. Keuntungan dan kerugian Server Side Script adalah sebagai berikut.
  a. Keuntungan:
     -Script tidak bisa dilihat oleh pengguna, sehingga tidak dapat di-copy-paste
     -Cocok untuk akses data atau aplikasi database
     -Untuk membuat fitur-fitur tertentu yang berguna, misalnya: hit counter, user manajemen, disain yang dinamis, CMS, dll
  b. Kerugian:
     -Waktu proses relatif lebih lambat karena dieksekusi oleh server
     -Memerlukan web server untuk hosting
Contoh dari aplikasi berbasis web pada saat ini sangat banyak variannya karena sebuah pekerjaan yang semula dikerjakan dengan teknik manual maupun aplikasi offline dikembangkan ke aplikasi web based seperti:
  a. E-Commerce: describes the concept of conducting transactions between a buyer and a seller over an electronic network (Internet).
  b. E-Business: describes all aspects of doing business on/with/through the Internet. E-Business includes all aspects of E-commerce.
  c. E-Learning dan E-Government.
  d. Dan jenis E-E yang lainnya.
Sedangkan untuk para pengembang atau para developer dari website sendiri dapat dibagi dan dipisahkan menjadi beberapa aktor atau bagian seperti:
  a. Web Designer yang membuat desain web.
  b. Web Programmer yang membuat script untuk halaman web.
  c. Web Administrator yaitu sebagai administrator web.
Ketiga aktor inilah yang melakukan tahapan dalam sebuah pengembangan suatu website yang meliputi tahap Web Designing yaitu proses hingga jadi halaman-halaman web secara lengkap dan siap tayang dan tahapan berikutnya adalah Web Deploying yaitu proses untuk membuat website terpasang pada server internet dan dapat diakses orang lain.

CSS (Cascading Stylesheet)
CSS adalah bagian dari sebuah website yang khusus dibuat untuk mengatur tampilan sebuah website. Kita dapat mengontrol isi (konten) dan tampilan secara terpisah. Perubahan konten tidak mengharuskan kita melakukan perubahan tampilan, demikian juga sebaliknya. Teknologi CSS dimaksudkan untuk mempermudah perancangan web yang indah dan fleksibel. Fleksibilitas adalah hal yang tidak akan diperoleh jika menggunakan HTML saja. Satu file CSS (*.css) dapat digunakan untuk banyak halaman, sehingga perubahan desain visual untuk banyak halaman dapat dilakukan hanya melalui modifikasi satu file CSS. Beberapa penggunaan CSS pada saat ini adalah sebagai kontrol aspek visual keseluruhan halaman website serta untuk membuat layout yang standar (kolaborasi dengan XHTML). Dalam teknik pembuatan layout HTML terbagi menjadi beberapa tahapan sejarah yang berkembang dari waktu ke waktu seperti Frame adalah cara lama yang sekarang ini sudah jarang digunakan, kemudian berkembang ke teknologi Tabel yang disukai oleh sebagian besar designer web yang ada, dan kini berubah menjadi teknologi CSS yang merupakan metode baru yang sekarang ini menjadi standar dalam suatu pembuatan website.
sekian pembahasan ini, semoga bermanfaat ya untuk sobat semua, bye...

Sumber : (http://digitalindo.co.id/?page=blog)

Keunggulan Manfaat Kekurangan & Kendala E-Learning

Yuuki Gasai
Keunggulan Manfaat Kekurangan & Kendala E-Learning

Digitalindo - pada kesempatan admin akan membahas Keunggulan Manfaat Kekurangan & Kendala E-Learning, E-learning  merupakan bentuk pembelajaran/pelatihan jarak jauh yang memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan informasi , misalnya internet, video/audiobroadcasting, video/audioconferencing, CD-ROOM (secara langsung dan tidak langsung). Kegiatan e-learning termasuk dalam model pembelajaran individual. Menurut Loftus (2001) dalam Siahaan (2004) kegiatan e-learning lebih bersifat demokratis dibandingkan dengan kegiatan belajar pada pendidikan konvensional, karena peserta didik memiliki kebebasan dan tidak merasa khawatir atau ragu-ragu maupun takut, baik untuk mengajukan pertanyaan maupun menyampaikan pendapat/tanggapan karena tidak ada peserta belajar lainnya yang secara fisik langsung mengamati dan kemungkinan akan memberikan komentar, meremehkan, atau mencemoohkan pertanyaan maupun pernyataannya.Anchor
Profil peserta e-learning adalah seseorang yang :
(1) mempunyai motivasi belajar mandiri yang tinggi dan memiliki komitmen untuk belajar secara bersungguh-sungguh karena tanggung jawab belajar sepenuhnya berada pada diri peserta belajar itu sendiri
(2) senang belajar dan melakukan kajian-kajian, gemar membaca demi pengembangan diri terus menerus, dan yang menyenangi kebebasan
(3)mengalami kegagalan dalam mata pelajaran tertentu di sekolah konvensional dan
membutuhkan penggantinya, atau yang membutuhkan materi pelajaran tertentu yang tidak disajikan oleh sekolah konvensional setempat maupun yang ingin mempercepat kelulusan sehingga mengambil beberapa mata pelajaran lainnya melalui e-learning, serta yang terpaksa tidak dapat meninggalkan rumah karena berbagai pertimbangan
FUNGSI DAN PENYELENGGARAAN E-LEARNING
Menurut Siahaan (2004), setidaknya ada 3 (tiga) fungsi pembelajaran elektronik terhadap kegiatan pembelajaran di dalam kelas (classroom instruction) :
1. Suplemen (tambahan)
Dikatakan berfungsi sebagai suplemen apabila peserta didik mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak. Dalam hal ini tidak ada kewajiban/keharusan bagi peserta didik untuk mengakses materi pembelajaran elektronik. Sekalipun sifatnya opsional, peserta didik yang memanfaatkannya tentu akan memiliki tambahan pengetahuan atau wawasan
2. Komplemen (pelengkap)
Dikatakan berfungsi sebagai komplemen apabila materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima peserta didik di dalam kelas. Sebagai komplemen berarti materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melengkapi materi pengayaan atau remedial. Dikatakan sebagai pengayaan (enrichment)apabila kepada peserta didik yang dapat dengan cepat menguasai/ memahami materi pelajaran yang disampaikan pada saat tatap muka diberi kesempatan untuk mengakses materi pembelajaran elektronik yang memang secara khusus dikembangkan untuk mereka. Tujuannya agar semakin memantapkan tingkat penguasaan terhadap materi pelajaran yang telah diterima di kelas. Dikatakan sebagai
program remedial, apabila peserta didik yang mengalami kesulitan memahami materi pelajaran pada saat tatap muka diberikan kesempatan untuk memanfaatkan materi pembelajaran elektronik yang memang secara khusus dirancang untuk mereka. Tujuannya agar peserta didik semakin mudah memahami materi pelajaran yang disajikan di kelas.
3. Substitusi (pengganti)
Dikatakan sebagai substitusi apabila e-learning dilakukan sebagai pengganti kegiatan belajar, misalnya dengan menggunakan model-model kegiatan pembelajaran. Ada 3 (tiga) alternatif model yang dapat dipilih, yakni : (1) sepenuhnya secara tatap muka (konvensional), (2) sebagian secara tatap muka dan sebagian lagi melalui internet, atau bahkan (3) sepenuhnya melalui internet.
Ada beberapa pertimbangan untuk menggunakan e-learning dewasa ini, antara lain :
a. harga perangkat komputer semakin lama semakin terjangkau (tidak lagi diperlakukan sebagai barang mewah).
b. Peningkatan kemampuan perangkat komputer dalam mengolah data lebih cepat dan kapasitas penyimpanan data semakin besar
c. Memperluas akses atau jaringan komunikasi
d. Memperpendek jarah dan mempermudah komunikasi
e. Mempermudah pencarian atau penelusuran informasi melalui internet.
SYARAT, KEUNGGULAN DAN KENDALA E-LEARNING
Syarat-Syarat E-learning
Menurut Newsletter of ODLQC, 2001 (dalam Siahaan) syarat-syarat kegiatan pembelajaran elektronik (e-learning) adalah :
       a. kegiatan pembelajaran dilakukan melalui pemanfaatan jaringan dalam hal ini internet.
       b. Tersedianya dukungan layanan belajar yang dapat dimanfaatkan oleh peserta belajar, misalnya CD-ROM atau bahan cetak
       c. tersedianya dukungan layanan tutor yang dapat membantu peserta belajar apabila mengalami kesulitan
       d. adanya lembaga yang menyelenggarakan/mengelola kegiatan e-learning
       e. adanya sikap positif pendidik dan tenaga kependidikan terhadap teknologi komputer dan internet
       f. adanya rancangan sistem pembelajaran yang dapat dipelajari/diketahui oleh setiap peserta belajar
       g. adanya sistem evaluasi terhadap kemajuan atau perkembangan belajar peserta belajar
       h. adanya mekanisme umpan balik yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara
 Selain itu dalam Sembel, 2004, hal-hal yang perlu ada untuk “menghidupkan” e-learning adalah :
a. Subject Matter Expert (SME), merupakan nara sumber dari pembelajaran yang disampaikan.
b. Instructional Designer (ID), bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e-learning dengan memasukkan metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif, lebih mudah, dan lebih menarik untuk dipelajari.
c. Graphic Designer (GD), bertugas untuk mengubah materi teks menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna, dan layout yang enak dipandang, efektif, dan menarik untuk dipelajari.
d. Learning Management System (LMS), bertugas mengelola sistem di website yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya, serta hal lain yang berhubungan dengan pembelajaran, seperti tugas, nilai, dan peringkat ketercapaian belajar siswa.
Keunggulan e-learning
E-learning dapat dengan cepat diterima dan kemudian diadopsi adalah karena memiliki kelebihan/keunggulan sebagai berikut (Effendi, 2005) :
a. Pengurangan biaya
b. Fleksibilitas. Dapat belajar kapan dan dimana saja, selama terhubung dengan internet.
c. Personalisasi. Siswa dapat belajar sesuai dengan kemampuan belajar mereka.
d. Standarisasi. Dengan e-learning mengatasi adanya perbedaan yang berasal dari guru, seperti : cara mengajarnya, materi dan penguasaan materi yang berbeda, sehingga memberikan standar kualitas yang lebih konsisten.
e. Efektivitas. Suatu studi oleh J.D Fletcher menunjukkan bahwa tingkat retensi dan aplikasi dari pelajaran melalui metode e-learning meningkat sebanyak 25 % dibandingkan pelatihan yang menggunakan cara tradisional
f. Kecepatan. Kecepatan distribusi materi pelajaran akan meningkat, karena pelajaran tersebut dapat dengan cepat disampaikan melalui internet.
Kendala-kendala e-learning
Kendala atau hambatan dalam penyelenggaraan e-learning, yaitu (Effendi, 2005) :
a. Investasi. Walaupun e-learning pada akhirnya dapat menghemat biaya pendidikan, akan tetapi memerlukan investasi yang sangat besar pada permulaannya.
b. Budaya. Pemanfaatan e-learning membutuhkan budaya belajar mandiri dan kebiasaan untuk belajar atau mengikuti pembelajaran melalui komputer.
c. Teknologi dan infrastruktur. E-learning membutuhkan perangkat komputer, jaringan handal, dan teknologi yang tepat.
d. Desain materi. Penyampaian materi melalui e-learning perlu dikemas dalam bentuk yang learner-centric. Saat ini masih sangat sedikit instructional designer yang berpengalaman dalam membuat suatu paket pelajaran e-learning yang memadai.
Kekurangan E-Learning
Sebagaimana asal kata dari e-learning yang terdiri dari e (elektronik) dan
learning (belajar), maka system ini juga mempunyai kekurangan, antara lain :
1. Bagi orang yang gagap teknologi, system ini belum bisa diterapkan.
2. Keterbatasan jumlah computer yang dimiliki oleh sekolah juga menghambat
pelaksanaan e-learning.
3. Kehadiran guru sebagai makhluk yang dapat berinteraksi secara langsung dengan
para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik e-learning ini.
Kelemahan lain dalam e-learning yang sering menjadi pembicaraan, antara lain kemungkinan adanya kecurangan, plagiasi, dan pelanggaran hak cipta. Kuldep.
Pembelajaran dengan menggunakan e-learning juga harus membutuhkan jaringan internet untuk pembelajaran jarak jauh. 
DAMPAK DAN PEMBIAYAAN E-LEARNING
Para pelajar merasakan sensasi belajar yang benar-benar berbeda dibandingkan kelas konvensional. Akses mereka terhadap informasi juga meningkat dengan drastis. Selain itu, para pelajar juga dapat memilih sendiri cara belajar yang dirasa paling cocok dengan kepribadian mereka ketika mengikuti kelas e-learning. Para pendidik merasakan dampak dari penggunaan e-learning terhadap metode pengajaran yang digunakan. Mereka perlu melakukan adaptasi dalam cara pengajaran yang disampaikan yang tentunya berbeda dengan metode konvensional. Selain itu juga diperlukan keahlian dalam menyediakan materi pembelajaran yang menarik untuk digunakan melalui sistem e-learning dan menggunakan fitur-fitur yang disediakan pada sistem e-learning dengan optimal dan efisien. Institusi pendidikan juga merasakan dampak dari penggunaan e-learning, khususnya dalam hal biaya penyelenggaraan pendidikan. Institusi juga bertanggung jawab untuk mengadakan pelatihan kepada para tenaga pengajarnya dan menyediakan teknologi atau media yang menjadi landasan dari sistem e-learning yang digunakan.Segi pembiayaan adalah salah satu perhatian utama bagi pihak yang. Adanya masalah biaya ini menyebabkan beberapa institusi pendidikan yang memiliki keterbatasan finansial memilih untuk bekerja sama dengan institusi pendidikan lain atau perusahaan penyedia layanan pengembangan sistem e-learning 
TEKNOLOGI PENDUKUNG E-LEARNING
Di antara banyak fasilitas internet, menurut Onno W. Purbo (1997), “ada lima
aplikasi standar internet yang dapat digunakan untuk keperluan pendidikan, yaitu email, Mailing
List (milis), News group, File Transfer Protocol (FTC), dan World
Wide Web (WWW)”.
Sedangkan Rosenberg (2001) mengkatagorikan tiga kriteria dasar yang ada
dalam e-learning.
1.)    e-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu
memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali,
mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi.
2.)    e-learning dikirimkan kepada pengguna melalui komputer dengan menggunakan standar
teknologi internet.
3.)    e-learning terfokus pada pandangan pembelajaran yang
paling luas, solusi pembelajaran yang menggungguli paradikma tradisional dalam pelatihan.
PERAN INDUSTRI TI DALAM E-LEARNING
E-learning dikembangkan dari perpaduan aspek pembelajaran dan aspek teknologi. Dari sisi teknologi, keberhasilan e-learning mencakup perpaduan aspek teknologi :
· Software
· Hardware & Networking/communication
Secara garis besar, kontribusi atau peran dari perusahaan-perusahaan atau vendor TI terhadap perkembangan implementasi e-learning dapat dikategorikan menjadi dua , yaitu sebagai :
  • Technology Provider
  • Service Provider
Technology provider di bidang e-learning pun memiliki specialisasi yang berbeda, antara lain :
  • Pengembang LMS -Learning Management System
.Beberapa pengembang LMS di dunia antara lain :
  • Web-CT
Web-CT merupakan salah satu leader di bidang e-learning software di dunia dengan spesialisasi untuk implementasi di institusi pendidikan.
  • BlackBoard
    Dengan aplikasi Academic Suite-nya, Blackboard juga menjadi salah satu leader aplikasi e-learning untuk institusi pendidikan.
  • Plateau
  • Saba
  •  SumTotal
  •  Docent
  • Click2Learn
  • TEDS
  • RWD, dll
E-LEARNING DI ERA GLOBALISASI
Pembelajaran dengan bantuan komputer (PBK) atau Computer Assisted Instruction (CAI) merupakan awal mula kemunculan dari e-learning. Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, penerapan e-Learning merupakan suatu strategi yang efektif untuk mengejar ketertinggalan bangsa kita dengan bangsa lainnya yang sudah selangkah lebih maju dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), terutama teknologi informasi. Sebagai solusi, e-Learning memiliki keunggulan berupa biaya pengembangan yang lebih murah, lebih baik, serta lebih cepat.
* Lebih Murah.
metode pembelajaran secara e-Learning tidak mengharuskan peserta kegiatan belajar mengajar menghadiri suatu ruang tertentu, tidak diperlukan keberadaan ataupun penyediaan seorang tutor.
* Lebih Baik.
 metode pembelajaran secara e-Learning tidak menetapkan seorang peserta sebagai bagian dari seluruh peserta lainnya mengikuti cara belajar teman-teman lainnya. Hal ini, jelas sekali membuat mereka yang memiliki intelegensia tinggi dapat mempelajari subjek masalah yang ingin dipelajari secara lebih mendalam dan dapat lebih banyak lagi mendapatkan informasi yang menarik.
*Lebih Cepat.
asalkan peserta tersebut memiliki hak akses perangkat teknologi informasi (misalnya komputer),
dengan cepat ia akan segera mendapatkan informasi yang dicarinya, bahkan tanpa disadiri ia mungkin akan mendapatkan informasi jauh melebihi dari apa yang ia cari.

Kesimpulan
Peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan dengan memanfaatkan ICT dalam pembelajaran. Proses pembelajaran dengan memanfaatkan ICT diyakini dapat mempermudah pemahaman materi pelajaran. Yang diperlukan untuk tujuan tersebut adalah bagaimana usaha sekolah agar memiliki infrastruktur dibidang ICT dan bagaimana usaha-usaha yang harus dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam memanfaatkan ICT dalam proses pembelajaran.

sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat untuk kalian semua, bye..

Sumber : (http://digitalindo.co.id/?page=blog)

Cara Disable/menonaktifkan klik kanan Pada Website

Yuuki Gasai
Cara Disable/menonaktifkan klik kanan Pada Website

Digitalindo - Pada artikel kali ini admin ingin membahas bagaimana cara men-disable tombol click kanan pada web atau blog, sobat pasti dah tau kan kenapa ketika kita ingin mengcopy artikel web lain dan click kanan nya tidak berfungsi. nah disinilah admin akan memberitahu kepada sobat... 
Jadi, Untuk mendisable atau mematikan fungsi klik kanan pada website atau blog sobat, maka diperlukan beberapa baris kode javascript, pada kesempatan ini admin akan mencontohkan dengan menggunakan jquery.
Pertama sertakan jquery pada website sobat, bisa ditaruh di atas [head] atau dibagian bawah sebelum [/body]. lihat dibawah ini scriptnya

<script src="https://code.jquery.com/jquery-2.1.4.js"></script>

Selanjutnya tambahkan script berikut ini pada baris berikutnya.
$(document).bind("contextmenu",function(e) {
    e.preventDefault();
});

Disable bagian tertentu saja sobat.

Cara diatas akan mematikan klik kanan pada setiap elemennya (seluruh bagian di halaman web), namun terkadang kita hanya butuh untuk mematikan elemen pada bagian tertentu saja, misalkan kontennya saja, sedangkan sidebar atau footer tidak perlu di disable. Maka yang perlu sobat cari tahu adalah apa nama elemen yang berisikan konten tersebut. Setelah diketahui, misalnya nama class pada elemenya adalah content-area, seperti script berikut sob...

content-area“>Berisi judul hingga konten artikel

Jika kondisinya seperti itu maka script jquery nya perlu di ubah menjadi seperti ini.
$(".content-area").bind("contextmenu",function(e) {
    e.preventDefault();
});
nah gimna sob...kira2 ngerti gak nih, kalau belum ngerti komen aja sob. mungkin segini dulu pembahasan mengenai artikel ini, admin akan berikan artikel2 yang menarik lagi...bye

Sumber : (http://digitalindo.co.id/?page=blog)